imnas Portugal tampil luar biasa dengan membantai Uzbekistan 5-0 pada laga Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat, Selasa malam waktu setempat. Kemenangan telak ini menjadi jawaban sempurna setelah Portugal hanya bermain imbang 1-1 pada pertandingan pembuka mereka.

Sorotan utama pertandingan tentu tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu mencetak dua gol dan mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda. Dua gol tersebut juga membuat Ronaldo melampaui rekor legenda Portugal, Eusébio, sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di putaran final Piala Dunia.

Portugal langsung menekan sejak menit awal. Ronaldo membuka keunggulan pada menit ke-6 sebelum bek kiri Nuno Mendes menggandakan skor melalui tendangan bebas spektakuler. Menjelang turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Portugal unggul 3-0.

Pada babak kedua, penderitaan Uzbekistan semakin bertambah setelah tercipta gol bunuh diri dari kiper mereka, Utkir Nematov. Pesta gol Portugal kemudian ditutup oleh Rafael Leão pada menit-menit akhir pertandingan. Uzbekistan sempat mencetak gol, namun dianulir VAR karena pelanggaran dalam proses terjadinya gol tersebut.

Secara statistik, Portugal tampil dominan sepanjang laga dengan menciptakan banyak peluang dan mengendalikan jalannya pertandingan. Pelatih Portugal, Roberto Martínez, memuji peningkatan performa timnya dibanding laga pertama dan menilai para pemain menunjukkan kedewasaan serta efektivitas yang jauh lebih baik.

Kemenangan ini membawa Portugal mengoleksi empat poin dan menempatkan mereka dalam posisi kuat untuk lolos ke babak gugur. Pada laga terakhir Grup K, Portugal akan menghadapi Colombia national football team dalam duel penentuan juara grup. Sementara itu, Uzbekistan berada di ambang eliminasi dan wajib meraih kemenangan pada pertandingan terakhir mereka untuk menjaga harapan tetap hidup.

Bagi Ronaldo, malam ini bukan sekadar kemenangan besar. Ini adalah pembuktian bahwa di usia 41 tahun, ia masih mampu menjadi pembeda di panggung terbesar sepak bola dunia.

By z4ftx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *