Timnas Jerman harus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026 secara menyakitkan setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, usai kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase gugur turnamen tahun ini.

Paraguay lebih dulu mengejutkan publik dengan gol Julio Enciso pada babak pertama. Jerman yang tampil dominan sepanjang pertandingan akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Kai Havertz di babak kedua setelah memanfaatkan umpan matang dari Florian Wirtz.

Meski menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang, Der Panzer gagal menemukan gol kemenangan. Bahkan, Jerman sempat mengira telah memastikan tiket ke babak 16 besar ketika Jonathan Tah mencetak gol di babak tambahan waktu. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena terjadi pelanggaran dalam prosesnya, membuat skor tetap 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

Pada babak adu penalti, Paraguay tampil lebih tenang. Kiper Orlando Gill menjadi pahlawan setelah menggagalkan dua tendangan pemain Jerman. Meskipun Manuel Neuer sempat menjaga asa timnya dengan melakukan penyelamatan penting, kegagalan Jonathan Tah mengeksekusi penalti menjadi penentu tersingkirnya Jerman. Paraguay akhirnya memastikan kemenangan 4-3 dan melaju ke babak 16 besar.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Jerman yang datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara. Dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang yang diciptakan tidak mampu mereka konversi menjadi kemenangan. Seusai laga, Joshua Kimmich mengakui timnya memang tidak tampil cukup baik dan menyebut Jerman “pantas tersingkir” berdasarkan performa mereka.

Sementara itu, Paraguay mencatat salah satu kemenangan paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola mereka. Keberhasilan menumbangkan juara dunia empat kali tersebut menjadi bukti disiplin bertahan, semangat juang, dan efektivitas permainan mampu mengalahkan dominasi penguasaan bola lawan.

Dengan hasil ini, Paraguay melangkah ke babak 16 besar dan menjaga asa untuk terus melanjutkan kejutan di Piala Dunia 2026, sedangkan Jerman harus pulang lebih cepat setelah mengalami salah satu kekalahan paling dramatis dalam sejarah mereka di ajang tersebut.

By z4ftx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *